Resensi

Memahami dan Mengatasi Duka Kehilangan Orang Tua

Kehilangan orang tua merupakan salah satu pengalaman hidup yang paling sulit dan mengubah hidup. Tidak ada yang siap menghadapi kehilangan orang tua. Duka yang mendalam, kesedihan yang berlarut, dan perasaan kehilangan yang tak terkira bisa membuat kita merasa tersesat dan hancur. Namun, penting untuk diingat bahwa kamu tidak sendirian dalam perjalanan ini.

Sal Priadi melalui Gala Bunga Matahari merupakan bentuk nyata dari bentuk kehilangan orangtua. Persis buku “Rumah Ini Tak Lagi Sama” karya Urfa Qurrota Ainy membahas tentang pengalaman menghadapi kematian. Pengalaman paling panjang terkait kekecewaan atas kematian ayahnya secara mendadak. Pun bagaimana ia mengatasi kesedihan yang mendalam.


Mulai Baca Di sini

Buku ini membahas beberapa cara memahami dan menghadapi kesedihan. Sebab kehilangan orang tua, bukan hal yang sederhana. Meski rumah ini tak lagi sama.

Memahami Duka dan Prosesnya

Duka adalah respons alami terhadap kehilangan yang berarti, khususnya kehilangan orang tua. Tidak ada cara bersumpah yang “benar” atau “salah”, dan setiap individu akan mengalaminya secara berbeda. Proses kesedihan sering kali melibatkan tahapan seperti penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan terakhir, penerimaan. Penting untuk dipahami bahwa tahapan-tahapan ini tidak selalu linier dan bisa datang dan pergi.

Bagian awal buku Rumah Ini Tak Lagi Sama membahas tentang bagaimana penulis menghadapi kematian ayahnya secara tiba-tiba. Penulis menggambarkan pengalamannya saat menerima kabar duka, menjalani proses pemakaman, dan menghadapi kesedihan yang mendalam. Urfa Qurrota Aini membahas tentang pentingnya memiliki waktu dan ruang untuk kesedihan, serta bagaimana setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi kesedihan.

Buku yang baru terbit bulan Januari, menjelaskan bagaimana mulai memproses kesedihan dan menemukan cara untuk melanjutkan hidup. Penulis membahas tentang pentingnya mengenali dan menerima semua emosi yang muncul saat keringat, serta menulis bagaimana dapat menjadi alat yang efektif untuk mengatasi trauma.

Mulai Baca Di sini

Menemukan Makna di Tengah Kehilangan

Buku yang diterbitkan oleh Buku Mojok pada bagian terakhir membahas tentang bagaimana kita belajar untuk memaknai sebuah kehilangan akibat kematian dan menemukan cara untuk melanjutkan hidup dengan cara yang positif. Pentingnya menemukan makna dalam kehilangan, serta bagaimana kematian dapat menjadi katalisator untuk pertumbuhan pribadi dan spiritual. Jangan larut mengutuk diri sendiri dan mulai memaafkan diri sendiri dan orang lain, serta bagaimana membuka diri terhadap kemungkinan-kemungkinan baru dalam hidup.

Jika kamu sedang mengalami hari-hari yang berat akibat kematian orang tuamu, kamu akan melihat penulis membagikan pengalamannya dengan jujur ​​dan terbuka, dan memberikan wawasan berharga tentang bagaimana menghadapi kesedihan dan kehilangan.

Mengatasi kesedihan karena kehilangan orang tua merupakan perjalanan yang panjang dan penuh tantangan. Namun, dengan memahami prosesnya, mencari dukungan, dan menemukan cara untuk mengingatnya, Anda dapat menemukan kekuatan dan melanjutkan hidup dengan cara yang positif. Ingatlah bahwa kamu tidak sendirian, dan selalu ada bantuan yang tersedia jika kamu memaksa.

Rekomendasi Buku Keluarga Sebagai Teman Refleksimu

Previous article

Reading Slump? Jangan Panik, Ini Cara Biar Kamu Balik Semangat Baca Lagi!

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.